Juniartha Semara Putra
40 th
= laki-laki = pasien

= meninggal
= perempuan
4.
Data
Bio, Psiko, Sosial, Spiritual
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN
DENGAN CARCINOMA MAMMAE STADIUM IV
- Pengkajian
Pengkajian dilakukan pada tanggal 24 September 2009
pukul 10.30 wita di Ruang Angsoka III RSUP Sanglah Denpasar dengan
teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan catatan medis pasien.
1. Identitas
Pasien
Penanggung
Nama : P.L N.L
Umur :
40 tahun 42 tahun
Jenis Kelamin
: Perempuan Laki-laki
Status
Perkawinan :
Kawin Kawin
Suku Bangsa
: Indonesia Indonesia
Agama : Katolik Katolik
Pendidikan : Tamat SMA Tamat SMA
Pekerjaan :
IRT Petani
Alamat :
Jawameze, Bajawa, Flores
No. RM
: 01300907
Tgl MRS
: 23 September 2009
2.
Genogram
![]() |
Keterangan genogram :
3. Status Kesehatan
a.
Status Kesehatan Saat Ini
1)
Keluhan Utama
a)
Saat MRS
: Benjolan pada payudara kanan
b) Saat Pengkajian : Benjolan pada payudara kanan
2) Alasan MRS dan Perjalanan Penyakit Saat
Ini
Klien mengeluh muncul benjolan
pada payudara kanan sejak 1 tahun yang lalu. Benjolan awalnya sebesar biji
kelereng dan terus membesar. Sejak 5 bulan yang lalu pada payudara kiri juga
timbul benjolan. Nyeri pada kedua payudara (+) dan klien juga mengeluh nyeri
pada pinggang. Riwayat kemoterapi di RSUP Sanglah (+) sebanyak 2 kali terakhir
tanggal 15 September 2009. Klien MRS melalui Poliklinik Bedah RSUP Sanglah
untuk perbaikan KU sebelum kemoterapi yang ketiga tanggal 6 Oktober 2009.
Setelah dilakukan pemeriksaan di Pol Bedah, klien dikirim ke Ruang Angsoka III untuk
perawatn selanjutnya.
3) Upaya Yang Dilakukan Untuk Mengatasinya
Saat benjolan mulai dirasakan sejak
satu tahun yang lalu, klien berobat ke RSU di Bajawa, Flores kemudian dirujuk
ke RSUP Sanglah. Klien sudah dua kali MRS di RSUP Sanglah dan kali ini adalah
yang ketiga. Riwayat FNAB (+) tgl 12 Agustus 2009 dan Biopsi (+) tgl 27 Agustus
2009.
b.
Status Kesehatan Masa Lalu
1)
Penyakit Yang Pernah Dialami
Riwayat hipertensi (-), sakit jantung (-), DM (-), asma (-).
2)
Alergi
Pasien mengatakan tidak mempunyai riwayat alergi terhadap debu,
obat-obatan , makanan ataupun bahan lainnya.
c.
Riwayat Penyakit Keluarga
Klien mengatakan di dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit seperti
dirinya. Riwayat penyakit lain dalam keluarga : sakit jantung (-), asma (-),
DM(-), kanker (-).
d. Diagnosa Medis dan Therapy Sekarang
Diagnosa Medis : - Ca Mammae Dextra stadium IV
T4CN1M1
- Trombositopeni
- Anemia ringan
- Neutropenia
Therapy : - Tranfusi TC 5 kolf
- Tranfusi
PRC 2 kolf
- Inj. Leucogen 1 x per
hari subcutan
- Vitamin Sakaneuron 2
x1 tab
- Diet TKTP 1800 kal
- Asam Mefenamat k/p
- Ranitidin
k/p
4.
Data
Bio, Psiko, Sosial, Spiritual
a.Data Biologis.
1) Bernafas :
Klien mengatakan tidak pernah mengalami
gangguan dalam bernafas baik sebelum maupun sesudah MRS.
2)
Makan-minum
Klien mengatakan sejak kemoterapi
sebulan yang lalu klien sering merasa mual dan tidak nafsu makan. Saat
pengkajian klien mengatakan mual mual, muntah (-), kurang nafsu makan tetapi
porsi makan yang disediakan Rumah Sakit berusaha dihabiskan klien.
3) Eliminasi
a) Buang Air Besar (BAB)
Sebelum maupun sesudah MRS
klien tidak mengalami gangguan dalam BAB. Klien biasa BAB 1 kali sehari dengan
konsistensi lembek.
b) Buang Air Kecil (BAK)
Sebelum maupun sesudah MRS klien mengatakan tidak
mengalami masalah dengan BAK. Klien biasa BAK 6-8 kali sehari.
4) Mobilitas
Klien mengatakan tidak
mengalami masalah saat bergerak. Saat pengkajian klien tampak biasa berjalan di
sekitar ruangan.
5) Pola tidur dan istirahat
Sebelum maupun setelah MRS klien mengatakan tidak mengalami masalah
dengan tidur dan istirahat. Klien biasa tidur 6-7 jam sehari.
6)
Berpakaian
Klien
mengatakan bisa memakai pakaian sendiri. Saat pengkajian pakaian klien tampak
bersih dan rapi.
7) Pengaturan suhu tubuh
Saat
pengkajian suhu tubuh klien 36,8 0C. Klien mengatakan tidak
mengalami demam baik sebelum maupun setelah MRS.
8) Kebersihan diri
Sebelum
maupun setelah MRS klien biasa melakukan kebersihan diri secara mandiri. Klien
tampak bersih dan rapi.
9) Rasa aman
Klien
mengatakan merasa khawatir apakah penyakitnya akan sembuh dan tidak kambuh
lagi. Klien merasa sedih karena sudah dirawat dalam jangka waktu yang lama dan
setelah kemoterapi klien mengatakan selalu mual mual. Klien juga merasa sedih
karena tidak punya keluarga di Bali dan selama MRS suami klien indekos di
daerah dekat Rumah Sakit.
10) Berkomunikasi
Sebelum
maupun setelah sakit klien mengatakan tidak ada masalah dengan komunikasi. Saat
pengkajian klien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar dengan kata-kata yang
jelas. Saat ini klien ditunggu oleh suaminya..
11) Ibadah
Klien
beragama Hindu, saat pengkajian pasien mengatakan hanya bisa berdoa di tempat tidur saja, dengan harapan agar cepat sembuh dan bisa cepat
pulang. Klien tampak rajin membaca alkitab.
12) Prestasi
Klien mengatakan sebelum
sakit ia adalah seorang Ibu Rumah Tangga dan tidak punya prestasi khusus.
13) Rekreasi
Selama di
rumah sakit klien menghibur diri dengan mengobrol dengan suami dan teman
sekamarnya.
14) Belajar
Klien menanyakan apakah
penyakitnya bisa sembuh.
5. Pemeriksaan Fisik
a.
Keadaan Umum
Tingkat Kesadaran : GCS : E =
4, V = 5, M = 6
Bangun tubuh sedang, cara
berjalan normal.
BB = 68 kg
TB : 160 cm
b. Tanda-Tanda Vital
Nadi : 84 x/mnt Temp: 36,8oC
RR : 20 x/mnt TD : 110/70 mmHg
c.
Keadaan Fisik
1)
Kepala dan Leher
-
Kepala
:Bentuk simetris, nyeri tekan tidak ada, rambut jarang dan banyak yang rontok, kebersihan
kepala cukup.
-
Mata
: anemis (+), ikterus (-), pupil isokor, reflek +/+.
-
Hidung
: sekret (-), nasal flaring (-)
-
Telinga
: nyeri (-), sekret pada telinga (-)
-
Gigi
& mulut : kebersihan cukup, lubang pada gigi (-), stomatitis (-), mukosa
anemis.
-
Leher
: pembesaran vena jugularis (-)
2)
Dada
Inspeksi : Bentuk simetris, retraksi dinding dada
waktu bernafas (-)
Palpasi : Nyeri tekan pada daerah mamae kanan (+)
Auskultasi : Suara nafas
vesikuler pada dada kanan dan kiri.
Ronchi (-), wheezing (-). Suara jantung
S1-S2 tunggal regular.
3)
Payudara dan Ketiak
Inspeksi :
Payudara kanan dan kiri tampak
tidak simetris. Pada payudara kanan tampak ulkus yang basah terutama di daerah
dekat areola mamae, kulit seperti kulit jeruk, warna kulit kehitaman, terdapat
luka post biopsy pada daerah proksimal kanan dan kiri, hecting post biopsy
belum diaff, areola mamae tampak mengalami inversi, pengeluaran dan perdarahan
(-). Pada payudara kiri tampak bentuk dan kulit normal, inversi (-), ulkus (-),
pengeluaran (-).
Palpasi :
Pada payudara kanan teraba massa dengan diameter ± 7 cm, padat, nyeri
tekan (+), skala nyeri 5. Pada payudara kiri teraba massa dengan diameter ± 1,5
cm, padat, nyeri tekan (-).
4)
Abdomen dan Flank
Bentuk normal, nyeri tekan (-), turgor kulit baik.
5)
Genetalia
Bentuk normal, kebersihan cukup
6)
Integumen
Warna kulit sawo matang, kebersihan cukup.
7) Ekstremitas
Ø
Ekstremitas Atas
Pergerakan tangan kiri &
kanan terkoordinasi, bengkak/oedema (-),
kekuatan otot 555 555
555 555
Ø
Ekstremitas Bawah
Pergerakan kedua kaki terkoordinasi,
oedema (-), kekuatan otot 555 555
555 555
8). Pemeriksaan
neurologis
Status mental baik, agitasi (-),
perhatian baik, kemampuan bahasa baik.
6. Pemeriksaan Penunjang
Hasil pemeriksaan DL tgl 23- 9-2009
WBC : 1,9 ( n 4 – 11 )
HgB : 9,7 ( n 12-16 )
Hct : 27,4
( n 36-46 )
Plt : 87 (n 150-140)
Neutropil : 0,7 (n. 2,5 -7,5)
Hasil FNAB tanggal 12 Agustus
2008 :
- Nodul
mammae dextra : apusan hiposesluler terdiri dari beberapa kelompok sel-sel
epithelial anaplastik dengan inti pleomorfik dan sitoplasma luar kebiruan.
- Nodul
mammae sinistra : inti atipik multiple, sel bentuk spindle dan mitosis
abnormal.
- Mammae
dextra et sinistra : gambaran morfologi mengesankan suatu karsinoma.
Hasil X-ray : bone survey tanggal 12 Agustus
2009 :
Skull foto : tampak osteolitik proses di os parietal kanan & kiri
dan frontal. Kesan : curiga pada proses metastase pada tulang calvaria.
Hasil biopsy tanggal 21 Agustus 2009 :
Mammae dextra et
sinistra : invasive lobuler carcinoma pleomorfik tipe bilateral.
7. Analisa Data
|
No
|
Data
|
Interpretasi
|
Masalah
|
|
1
2
3
4
|
DS :
- mual-mual setelah kemoterapi
- riwayat kemoterapi 2 kali terakhir tgl 15 Sept 2009
DO :
- Porsi makan habis
- BB : 70 kg, TB : 160 cm
DS :
- Sakit di daerah payudara kanan seperti berdenyut-denyut.
DO :
- Skala nyeri : 4-5 ( sedang)
- Pada payudara kanan teraba massa dengan
diameter ± 7 cm, padat, nyeri tekan (+), skala nyeri 4-5
- Tampak meringis bila payudara kanan ditekan
- N : 80
x/mnt, TD : 110/70 mmHg
DS :
-
DO :
- Pada payudara kanan tampak ulkus terutama
di daerah dekat areola mamae, kulit seperti kulit jeruk berwarna kehitaman,
terdapat luka post biopsy pada daerah proksimal kanan dan kiri, hecting post
biopsy belum diaff, areola mamae tampak mengalami inversi,
- Pada payudara kanan teraba massa dengan
diameter ± 7 cm, padat, nyeri tekan (+), skala nyeri 5
DS :
Badan terasa lemas, cepat lelah
DO:
- Konjungtiva anemis
- Hasil lab DL tgl 23- 9-200
WBC : 1,9
( n 4 – 11 )
HgB
: 9,7 ( n 12-16 )
Hct
: 27,4 ( n 36-46 )
Plt
: 87 (n 150-140)
Neutropil : 0,7 (n. 2,5 -7,5)
|
Kemoterapi
↓
Kerusakan sel-sel epitel gastrointestinal
↓
Mual, muntah
Hiperplasia pada sel mammae
↓
Mendesak sel saraf
↓
Interupsi sel saraf
↓
Nyeri
Hiperplasia pada sel mammae
↓
Menekan jaringan pada mammae
↓
Mammae membengkak
↓
Massa tumor mendsak ke jaringan luar
↓
Perfusi jaringan terganggu
↓
Ulkus
↓
Kerusakan integritas kulit
Kemoterapi
↓
Mendepresi fungsi sumsum tulang
(mielosupresi)
↓
Jml leucosit,eritrosit dan trombosit menurun
↓
Pansitopenia
|
-Nausea
Nyeri akut
Kerusakan integritas kulit
PK : Pansitopenia
|
8.
Diagnosa
Keperawatan ( sesuai Prioritas )
|
No
|
Tgl
Muncul
|
DiagnosaKeperawatan
|
Tgl Teratasi
|
Paraf
|
|
1
2
3
4
|
24 Sept
2009
24 Sept
2009
24 Sept
2009
24 Sept
2009
|
Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera
fisik ditandai dengan mengeluh nyeri berdenyut-denyut pada payudara kanan,
nyeri tekan (+), tampak meringis bila payudara kanan ditekan, skala nyeri 4-5
(sedang ).
Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan
perubahan sirkulasi ditandai dengan
ulkus di daerah dekat areola
mamae, kulit seperti kulit jeruk.
Nausea berhubungan dengan parmasetik
(kemoterapi) ditandai dengan klien mengeluh mual
PK : Pansitopenia
|
|
|
- Perencanaan
|
Hari/Tgl
|
No Dx
|
Rencana Perawatan
|
||
|
Tujuan dan Kriteria Hasil
|
Intervensi
|
Rasional
|
||
|
24 Sept 2009
24 Sept 2009
24 September 2009
24 September 2009
|
1
2
3
4
|
Setelah diberikan
tindakan perawatan selama 3x24 jam diharapkan nyeri berkurang
Kriteria hasil :
a. Klien
mengatakan nyeri berkurang
b. Skala nyeri menurun
Setelah diberikan tindakan perawatan selama 3x24
jam diharapkan kerusakan integritas kulit teratasi dengan kriteria hasil :
- ulkus kering
- hecting
pada luka post biopsi sudah diaff dan kering.
Setelah diberikan tindakan perawatan selama 3x24
jam diharapkan nausea teratasi dengan kriteria hasil :
- Melaporkan
pengurangan rasa mual
- Porsi
makan habis
Setelah diberikan tindakan perawatan selama 3x24
jam diharapkan pansitopenia teratasi dengan kriteria hasil :
- keluhan lemas dan lelah berkurang
-Neutropil ≥ 2,5
-Hb ≥10 gr %
-Plt ≥ 150
|
a Kaji lokasi, lama
dan intensitas nyeri, respon verbal
b. Latih teknik
distraksi dan relaksasi
c. Kolaboratif pemberian analgetik sesuai instruksi
a.
Rawat
ulkus setiap hari
b.
Kolaboratif
untuk aff hecting luka post biopsi
c.
Observasi
keadaan ulkus dan luka post biopsi setiap hari
a.
KIE
untuk makan porsi kecil sering, pentingnya nutrisi adekuat.
b.
Identifikasi
makanan yang meningkatkan dan mengurangi mual.
c.
Kolaborasi
dengan ahli gizi untuk diet TKTP
d.
Kolaborasi
dengan dokter untuk pemberian antiemetika
a.
Kolaboratif
dengan dokter untuk :
- pemberian tranfusi TC 5 kolf dan PRC 2 kolf
- Cek lab DL post tranfusi
- Pemberian injeksi leucogen
|
d.
Pengkajian adalah dasar dan data dasar berkelanjutan
untuk memantau perubahan dan mengevaluasi intervensi.
b. Meurunkan nyeri dan
mengalihkan perhatian
c.Analgetik untuk
menghilangkan nyeri
a. Membersihkan
lesi, mengurangi flora bakteri permukaan,mengu
rangi bau dan mencegah
trauma kulit lebih jauh.
b.Mencegah infeksi karena benda asing (benang jahit ).
c.Mengevaluasi keefektifan terapi
a.Makan sedikit dapat menurunkan kelemahan dan
meningkatkan pemasukan guna mencegah distensi gaster.
b.Mengetahui diet yang sesuai untuk pasien
c.Memastikan diet yang diberikan sesuai dengan
kebutuhan pasien terhadap kalori & protein yang meningkat
d.Menurunkan stimulasi pada pusat muntah
- Tranfusi TC untuk meningkatkan trombosit
- Tranfusi PRC untuk meningkatkan Hb/eritrosit
- Inj. Leucogen untuk meningkatkan leucosit dan
neutrofil
- Cek DL untuk mengevaluasi keefektifan terapi
|
- Pelaksanaan
|
TGL/
Jam
|
No Dx
|
Tindakan
Keperawatan
|
Evaluasi
|
|
24 Sept 2009
11.00
12.15
13.00
14.00
15.00
18.00
|
1
2
3
3
3
1,3
4
1
4
1,3
1,3
|
Mengkaji
lokasi, lama dan intensitas nyeri, respon verbal
Melatih teknik distraksi dan relaksasi
Melaksanakan tindakan
kolaboratif untuk aff hecting luka post biopsy.
Merawat ulkus dengan kompres
NaCl 0,9 %
Mengambil bahan serum untuk
persiapan tranfusi
Memberi KIE untuk makan porsi
kecil sering dan pentingnya nutrisi adekuat.
Mengidentifikasi
makanan yang meningkatkan dan mengurangi mual.
Melaksanakan
tindakan kolaborasi dengan ahli gizi untuk diet TKTP
Melaksanakan tindakan kolaboratif
pemberian analgetik :Ranitidin 1 tab, Asam Mefenamat 500 mg
Memberikan
injeksi leucogen 1 ampul/SC
Mengobservasi
keluhan nyeri
Menghubungi PMI
tentang persiapan darah
Mengobservasi
keluhan nyeri dan mual
Melaksanakan
tindakan kolaboratif pemberian obat : ranitidin 1 tab, asam mefenamat 1 tab,
sakaneuron 1 tab
|
Klien mengeluh nyeri berdenyut-denyut di
daerah payudara kanan.
Klien bisa mempraktekkan teknik relaksasi
dengan nafas dalam
Hecting sudah diaff, luka kering,
penyembuhan luka baik.
Ulkus masih basah
Serum dan permintaan sudah dikirim ke PMI
Klien menyatakan mengerti tentang
penjelasan yang diberikan.Klien mengatakan makanan yang hangat dapat
mengurangi mual.
Obat sudah diminum,reaksi alergi (-)
Obat sudah disuntikkan, reaksi alergi (-)
Keluhan nyeri sudah berkurang
Persiapan darah belum ada
Keluhan nyeri
dan mual masih dirasakan
Obat sudah
diminum, reaksi alergi (-)
|
|
25 Sept 2009
08.30
10.00
10.30
11.00
12.15
16.00
18.00
|
1
1,3,4
2
4
4
4
3
1,3
4
1,3,4
|
Mengkaji
lokasi, lama dan intensitas nyeri, respon verbal
Melatih teknik distraksi dan relaksasi
Melaksanakan tindakan kolaboratif pemberian obat : ranitidin 1 tab, asam
mefenamat 1 tab, sakaneuron 1 tab
Merawat ulkus dengan NaCl 0,9 %
Menghubungi PMI tentang persediaan darah
Melaksanakan kolaborasi dengan dokter bahwa persediaan
darah belum ada.
Mengambil bahan lab DL
Mengobservasi keluhan mual
Melaksanakan
tindakan kolaboratif pemberian obat : ranitidin 1 tab, asam mefenamat 1 tab
Memberikan
injeksi leucogen 1 amp/SC
Kolaboratif
dengan dokter tentang hasil lab DL
Melaksanakan
tindakan kolaboratif pemberian obat : ranitidin 1 tab, asam mefenamat 1 tab,
sakaneuron 1 tab
|
Keluhan nyeri (+) pada payudara kanan, timbul
sewaktu-waktu, skala nyeri 4.
Teknik distraksi dan relaksasi sudah dilatih
sendiri.
Reaksi alergi (-)
Luka mulai mengering
Persediaan darah belum ada
Program dr bedah : cek DL ulang
Bahan sudah dikirim ke lab.
Keluhan mual agak berkurang, porsi makan habis.
Obat sudah diminum, reaksi alergi (-)
Reaksi alergi (-)
Program tranfusi lanjut
Obat sudah diminum, reaksi alergi (-)
|
|
26 Sept
2009
09.00
09.30
10.30
11.00
12.00
16.00
18.00
18.30
|
1
2
4
3
1,3
4
4
1,3
4
|
Mengkaji
lokasi, lama dan intensitas nyeri, respon verbal
Melatih teknik distraksi dan relaksasi
Merawat ulkus dengan kompres
NaCl 0,9 %
Mengobservasi
keadaan ulkus dan luka post biopsi .
Menghubungi PMI tentang
persediaan darah
Mengobservasi keluhan mual
Memberi KIE untuk makan porsi
kecil sering dan pentingnya nutrisi adekuat.
Melaksanakan tindakan kolaboratif
pemberian analgetik :Ranitidin 1 tab, Asam Mefenamat 500 mg
Memberikan
injeksi leucogen 1 ampul/SC
Menghubungi PMI
tentang persediaan darah
Melaksanakan
tindakan kolaboratif pemberian obat : ranitidin 1 tab, asam mefenamat 1 tab,
sakaneuron 1 tab
Memasang infus
untuk persiapan tranfusi
|
Klien masih mengeluh nyeri berdenyut-denyut
di daerah payudara kanan, timbul sewaktu-waktu selama 5-15 menit, skala nyeri
4
Klien bisa mempraktekkan teknik relaksasi
dengan nafas dalam. Klien mengatakan sering bercerita dengan teman sekamar.
Luka post biopsi kering, penyembuhan luka
baik.
Ulkus mulai mengering
Persediaan darah belum ada
Klien mengatakan mual sudah berkurang
Obat sudah diminum,reaksi alergi (-)
Obat sudah disuntikkan, reaksi alergi (-)
Persediaan
darah TC sudah ada
Obat sudah diminum, reaksi alergi (-)
Infus sudah dipasang
|
D. Evaluasi
|
No
|
Hari/Tgl
|
No
Dx
|
Evaluasi
|
|
1
2
3
4
|
26 Sept 2009
09.00
24 Sept 2009
10.30
24 Sept 2009
12.00
19 Sept 2009
|
1
2
3
4
|
S : Klien
mengatakan nyeri berkurang
O : Skala nyeri menurun menjadi 4
A : Tujuan tercapai, masalah teratasi
P :
Lanjutkan latihan teknik
distraksi dan relaksasi
S : -
O :- ulkus
kering
- hecting pada luka post biopsi sudah
diaff dan kering.
A : Tujuan tercapai, masalah teratasi
P :
Lanjutkan perawatan ulkus agar tetap kering.
S : Mual sudah berkurang
O : Porsi makan habis
A : Tujuan tercapai, masalah teratasi
P
: Lanjutkan askep
S: -
O : (Tranfusi belum dilakukan, cek DL
post tranfusi belum)
A : ( belum bisa dievaluasi)
P : Berikan tranfusi TC 5 kolf, PRC 2
kolf. Post tranfusi cek DL
|

No comments:
Post a Comment